Rabu, 20 April 2016

Pura Ulun Danu Beratan

Mengunjungi Pura Ulun Danu Beratan atau Pura Ulun Danu jadi menu mesti liburan ke Bali. Jangan lewatkan berwisata jukung pada tengah Danau Beratan dengan teman atau keluarga.

Pura Ulun Danau letaknya tetangga 50 kilometer dalam utara Denpasar atau selama satu,lima jam perjalanan. Kawasan bertamasya pada Bedugul, Tabanan, Bali, saat ini ramai dikunjungi pelancong domestik dan dunia. Wisatawan domestik didominasi menurut tur anak-anak sekolah serta bus-bus besar. Tidak sedikit pengunjung mancanegara yang memanfaatkan keindahan dengan kesejukan kawasan berwisata ini.

Mendatangi kawasan tamasya Danau Batur dapat dinikmati melalui tiga jalur. Semula, masuk melalui patung polisi, yang berjarak satu kota satu kilometer sebelum patung jagung dari arah Denpasar.

Dalam lokasi tersebut, Anda sukses menikmati beraneka atraksi tamasya, di antaranya parasailing atau speed boat. Parasailing pada Bedugul pastinya beda juga parasailing di Pantai Tanjung Benoa, Nusa 2. Atraksi itu sangat menarik sebab Kita bakal terbang pada melawan danau, berkeliling menyimak perbukitan yang hijau yang kadang berkabut. Melongok Pura Ulun Danu dari udara dengan memakai desiran angin Bedugul yang dingin menusuk tulang. Berada begitu juga jet ski dan speed boat yang siap mengarungi danau pada seorang putaran.

Keindahan Yang ditemukan di Sini


Trik kedua, memakai danau lewati bursa masuk di pinggir danau. Letaknya sekota 500 meter dari Pasaran Bedugul. Pelataran parkir cukup lebar menurut sepeda motor dan kendaraan roda 4 pribadi.

Dalam sini, Kita dapat memanfaatkan hidangan bakso yang serasa spesial, selain nikmat di lidah, kuahnya dan mampu menghangatkan tubuh. Kawasan tersebut sudah sejak berbenah juga tertata lebih rapi.

Tips ketiga, masuk melewati kawasan Pura Ulun Danu Beratan atau akrab disebut Pura Ulun Danu. Kawasan tersebut menjadi cara yang tak boleh dilewatkan karena dalam lokasi inilah Kamu bisa mengabadikan foto keluarga atau teman dengan latar Pura Ulun Danu pada tengah danau yang tersohor tersebut.

Berada beragam atraksi tamasya dalam sini, mirip tamasya jukung dan perahu kayu. Wisata jukung juga tarif Rp 50.000 bisa memuat empat sesudah 5 orang selama 30 menit. Anda mampu berkeliling menyusuri danau juga mengayuh sendiri. Dalam tengah danau, Anda berhasil mengabadikan event keluarga dalam di perahu yang memainkan gemericik air danau dingin serta segar atau sekadar memancing dari perahu.

Selain berlibur jukung, Kita yang hobi atau berhasrat sekadar duduk memakai keindahan danau mampu uji memancing dari tepi danau. Sambil duduk di kontra geladak bambu, Kita berhasil mencoba faktor luck menerima ikan atau sekadar bercanda tawa dan teman atau keluarga.

"Sangat menggembirakan sukses naik jukung pada Danau Beratan. Airnya tenang, sejuk. Berhasil bermain air dengan foto-foto dari jukung," ujar Suwarno, pelancong domestik asal Surabaya yang berlibur ke Bali dengan keluarganya.

Selain berwisata jukung, berada bermacam atraksi tamasya lainnya, seperti speed boat, sepeda bebek air, dengan bola air.

Berendam di Air Panas di Kintamani Yang Seru dan Menyenangkan

Mau memakai sensasi mandi air bertensi tinggi serta panorama pemandangan alam pegunungan sekota yang memesona? Toya Bungkah sebagai lokasi yang ampuh. Letaknya dalam kaki Gunung Batur atau ada di sebelah Barat Danau Batur, Toya Bungkah memiliki pesona sendiri merupakan kawasan pemandian air panas sekaligus kawasan bertamasya alam di Bali. Melalui administratif Toya Bungkah ada di Desa Pakraman Batur, Kintamani, Provinsi Bali.

Nama Toya Bungkah lewat harfiah berasal dari kata toyo artinya air juga bungkah berarti batu-batuan. Jadi, Toya Bungkah bermakna air dari Gunung Batur yang mengalir dari celah-celah bebatuan. Wisata andalan dalam Toya Bungkah sebagai sungguh keberadaan sumber air keras alami yang selain baik untuk relasasi otot, begitu juga dipercaya memperoleh kandungan sulfur yang berkhasiat menyembuhkan penyakit kulit.

Keindahan Destinasi Wisata Kitamani


Kolam air bertensi tinggi di Toya Bungkah ada dua, adalah yang awal ditata sesuai atmosfer alam sekitarnya dan menjadi semacam pemandian umum warga selingkungan. Kedua, yaitu kolam air keras alam yang ditata serta dibangunnya tembok atau pembatas serta biasanya jadi lokasi yang dipilih pelancong. Berendam di kolam air bertensi tinggi selalu baik demi merelaksasi otot serta tubuh.

Letak pemandian air keras yang dekat dengan Danau Batur tersebut memberi bonus pemandangan yang memesona. Selain berendam air sengit yang konon kandungan sulfurnya bisa berkhasiat menyembuhkan penyakit, berada banyak acara menggembirakan berikutnya yang dapat Anda dapatkan dalam sana. Aktifitas tersebut di antaranya sebagai rekreasi memanfaatkan keindahan alam sekota, berkemah, serta mendaki Gunung Batur saat matahari terbit di pagi hari.

Dari season menuju musim, kunjungan pelancong prima lokal atau pun global menuju kawasan itu kian meningkat. Toya Bungkah sungguh telah dikelola adalah kawasan destinasi tamasya dalam kawasan Gunung Batur dan sekitarnya.

Potensi berlibur di kawasan berudara sejuk itu juga makin menggeliat dan didukung berdirinya bermacam hotel serta akomodasi yang memberikan kenyamanan kepada pelancong.

Sesuatu hotel bahkan menampilkan kolam renang air sengit khusus yang bersumber dari Toya Bungkah juga menampilkan kawasan kemping serta berbagai perlengkapan pendukung kemping, termasuk api unggun. 

Berlibur ke Pesisir Selatan

Kabupaten Pesisir Selatan dalam Sumatera Barat menghadirkan dominan tindakan wisata, dalam antaranya Pantai Carocok Painan, kawasan Mandeh, Pulau Cingkuak, Bukit Langkisau, juga selalu sangat banyak lagi. Banyaknya pilihan tersebut, tentu sukses menghasilkan pilihan yang hebat untuk mengisi selesai pekan Kita.

Demi menikmatinya tentu perlu momen terbaik berlibur ke Pesisir Selatan. Dengan kalkulasi yang matang, pengunjung akan bisa memanfaatkan beraneka pengalaman lalu terbaik saat menjelajahi pesona liburan Pesisir Selatan ini.

Kepala Bidang Kepariwisataan, Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Pemuda serta Olahraga Pesisir Selatan, Armaini menyebutkan, hal utama yang butuh dipertimbangkan yaitu cuaca dan agenda aktifitas serunya.

“Berhubung Pesisir Selatan didominasi kawasan liburan maritim, maka harus memperhatikan cuaca,” ucap Armaini buat KompasTravel, saat persiapan Festival Langkisau 2016, Kamis (14/4/2016).

Saat yang hebat


Bagi Armaini, menghindari musim hujan yaitu pilihan yang unggulan. Dalam kawasan berwisata maritim yang mendominasi Pesisir Selatan, seumpama terjadi hujan selalu besar dikhawatirkan disusul menurut badai.

Saat hujan besar, ombak pun akan jadi tinggi juga berbahaya kepada pelancong yang sedang menikmati keindahan laut Pesisir Selatan.

Ia menambahkan, selain sebab didominasi oleh berwisata maritim, berbagai atraksi tamasya dalam Pesisir Selatan pun sensitif terhadap musim hujan yang lebat. Seperti paralayang pada Bukit Langkisau hanya bisa dicoba bahwa cuaca cerah, dikarenakan berkaitan dan keselamatan.

“Kalau season hujan deras tidak sukses diving karena air rada keruh. Air hujan yang turun dari perbukitan sekitar Mandeh masuk langsung menuju laut. Terutama saat season hujan dalam Februari juga Maret,” tutur Armaini.

11 Desa Wisata Bali

Dinas Pariwisata Bali berencana mengembangkan 11 desa wisata yang tersebar dalam sembilan kabupaten juga kota pada 2016 agar telah tersaji pemerataan ekonomi masyarakat.

"Saat tersebut Bali telah memperoleh 42 desa bertamasya yang tersebar di 9 kabupaten/kota dengan mencanangkan musim itu bakal mengembangkan 11 desa berlibur," ungkap Kepala Dinas Pariwisata Bali, AA Gede Yuniartha Putra, pada Denpasar, Sabtu (13/2/2016).

Ia menyatakan desa tamasya menjadi daya tarik tersendiri buat pelancong global (wisman), sebab susah dilakukan di negaranya pada akhirnya inovasi pengembangan desa wisata di Pulau Dewata bakal terus dipertemukan.

Bermula dari survei Dinas Pariwisata, tambah Yuniartha, wisman asal menuju Bali akan terus meningkat serta pengembangan desa berlibur ini diinginkan menciptakan merekapun betah berkunjung ke Pulau Dewata sebab mempunyai daya tarik tersendiri.

"Upaya ini berhadapan supaya pengunjung tak bosan asal ke Bali serta kami menargetkan tahun 2018, Bali memiliki 100 desa berlibur yang tersebar dalam 9 kabupaten/kota," ujarnya.

Untuk menambah kunjungan pengunjung agar asal ke desa berwisata, jelas Yuniartha, pihaknya akan memfasilitasi masing-masing daerah demi mempromosikan destinasinya supaya makin diperhatikan menuju internasional.

Keren !!! 11 Desa Wisata Di Bali


Selain tersebut, Dispar Bali juga memacu pemerintah supaya terus membenahi infrastruktur agar berhasil menjangkau para destinasi yang berada pada seantero kabupaten/kota dalam Bali.

"Apalagi kalau berada alternatif tol menuju Singaraja pasti para dapat terjangkau, ditambah lagi seumpamanya berada bandara internasional di Bali utara," bebernya.

Untuk menarik peminat wistawan mengunjungi desa liburan tersebut, Dispar Bali bekerja sama rata dengan agen perjalanan wisata.

"Kami dan menjalankan pembinaan dan perhatian kepada desa berwisata khusunya dalam menjaga kebersihan," ujar Yuniartha. 

Keindahan Destinasi Desa Senaru Lombok

pengunjung yang mengunjungi Wisata Lombok, hampir paling akan mendatangi tiga pulau gili eksotis pada Kabupaten Lombok Utara, yakni Gili Air, Pulau gili Meno, dengan Pulau gili Trawangan. Di tiga gili tersebut wisatawan, dalam dan luar negeri menghabiskan saat berkeliling pulau, berjemur, diving, snorkeling atau memakai kehidupan malam.

Padahal pada Kabupaten Pulau Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) selalu banyak obyek berlibur menarik utuk dikunjungi, terutama kampung tradisional khas Lombok yang memilah tidak dikenal pelancong. Salah satunya yang kini lagi "naik daun" ialah Kampung Tradisional Senaru di Kecamatan Bayan.

Pelancong yang memilih paket untuk mengunjungi Kampung Tradisional Senaru ternyata memperoleh beberapa agenda. Pasalnya Senaru tetap dekat dan Gunung Rinjani. Pengunjung yang mau mendaki Gunung Rinjani serta memilih melalui Senaru, tentu akan melewati kampung tradisional itu.

Keindahan Senaru Lombok


Senaru berada dalam ketinggian 700 mdpl. Wajar seumpama udaranya terasa sejuk. Di Kampung Tradisional Senaru berdiri beraneka bangunan khas Pulau Lombok yang terbuat dari bambu sejak dari tiang, dinding sampai pintu. Sementara atapnya tak memanfaatkan genteng tapi alang-alang yang banyak terdapat pada tempat tersebut. Sementara fondasi rumah berupa tanah atau batu.

Deretan rumah-rumah tradisional itu berjejer rapi di seorang halaman seluas 2 hektare yang memang dikhususkan demi dikunjungi wisatawan. Berada bangunan yang terdiri dari 4 tiang atau dimaksud sekepat. Berada serta rumah yang terdiri dari enam tiang atau sekenem. Dan membayar Rp 5.000 pelancong akan diajak melihat kehidupan warga dalam kampung tradisional ini.

Ciri khas rumah Lombok yaitu adanya berugaq atau gazebo. Fungsi berugaq sebagai yaitu lokasi menerima tamu. Berpatokan pada keyakinan masyarakat setempat, orangtua biasanya menempati rumah pada sebelah timur berugaq, sedangkan anak-anak tinggal di sebelah barat berugaq. Jika suatu itu dilangar dikhawatirkan bakal timbul bencana atau penyakit.

Suasana dalam Kampung Tradisional Senaru tetap sangat dipertahankan sampai saat ini. Semua masih serba tradisional. Air demi kebutuhan sehari-hari dibawa dari sumur dengan demi mengambilnya wajib menimba terlebih dahulu. Satu ibu memandikan anaknya dalam artikel dengan air eks mandi dibuang pada halaman. Tidak berada suara musik atau televisi. Anak-anak berlarian atau duduk-duduk sambil ngobrol dengan rekan sebayanya. Satu-satunya barang yang "berbau" modernisasi merupakan sepeda motor yang parkir dalam suatu rumah.

Keharmonisan Desa Senaru Lombok


Demi menuju Kampung Tradisional Senaru membutuhkan momen selingkungan 2,lima jam dari Mataram, ibu kota NTB. Tersebut juga apabila wisatawan memanfaatkan kendaraan sewa, tak angkutan umum. Selalu jarang menemukan angkutan umum sepanjang perjalanan dari Mataram ke Bayan.

Untuk warga Pulau Lombok, perjalanan selama dua,lima jam tersebut terbilang jauh. Tetapi sepanjang perjalanan menyusuri pantai barat Pulau Lombok, pengunjung bakal disuguhkan pemandangan asri pantai-pantai Lombok yang mempelajari tercemar.

Rasa capek selama perjalanan pun sirna melihat alam yang spektakuler. Mendekati Bayan, jikalau cuaca cerah, Gunung Rinjani bakal menunjukkan keanggunannya ialah gunung tertinggi dalam Pulau Lombok. Apabila Anda tetap disibukkan serta urusan rutin sehari-hari, mampir di Kampung Tradisional Senaru akan membuat pikiran kembali rileks juga pikiran diajak untuk kembali ke alam.